Minggu, 16 September 2012

Mengisi liburan di BATIK COLET Gallery

Memperkenalkan karya nenek moyang  kita , kepada anak anak  , agar mencintai karya seni anak bangsa

BATIK COLET Gallery menerima kunjungan dari para wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri untuk belajar membuat karya seni BATIK

Penulis mencoba untuk mengekspresikan diri membuat motif BATIK
Suasana Desa Jatipelem , Diwek , Jombang saat Matahari mulai menampakan diri , disinilah  aktivitas Seni dimulai

Selasa, 24 April 2012

pengeringan (penjemuran)


  •  Hal yang menarik dari batik adalah pada proses kombinasi warna, karena permukaan kain yang telah diwarnai sebelumnya, akan diwarnai lagi pada proses pewarnaan berikutnya,Dan itu diperlukan keahlian khusus dalam proses pemilihan dan kombinasi warna.
  •   Proses terakhir dari pembuatan batik adalah proses pembilasan dan pencerahan warna dengan menggunakan soda. Selanjutnya di jemur lalu disetrika.  

·                  penjemuran

pelorotan (penggodokan)



  • Setelah proses pewarnaan, proses berikutnya adalah pengangkataan lilin yang melekat pada motif batik melalui proses penggodogan(pelorotan).Kain di rebus hingga pada akhirnya lilin yang melekat di kain akan terangkat di permukaan air yang panas Setelah kain diangkat dari perebusan akan nampak 2 warna, yaitu warna dasar dari kain katun (putih), yang tadinya tertutup lilin dan warna dari hasil  proses pencelupan  (pewarnaan) tadi
  •  Jika batik memerlukan lebih dari 2 warna , diperlukan lagi proses pembatikan seperti pada awal dari proses pengecap an (penulisan) lalu pewarnaan dan yang terakhir penggodogan (pelorotan) lagi. Semakin banyak warna semakin diperlukan pula proses berulang ulang untuk setiap warna. 
  •  

Proses pewarnaan (celup)


Proses  pewarnaan (celup)
  • Proses pencelupan (pewarnaan)yaitu ialah proses dengan cara mencelupkan kain katun yang sudah di batik ke dalam tangki yang berisi warna yang sudah tentukan sesuai gambar /motif batik.
  • Kain katun yang permukaannya telah telah di batik (diresapi oleh cairan lilin)akan terlindungi dari warna ,sehingga pada waktu proses pewarnaan (pencelupan)kain tidak akan terkena 
  •  
  •  
  •  proses pewarnaan ini. 

Kamis, 19 April 2012

batik tulis warna (colet)

 Batik Tulis Warna (Colet)
Teknik batik tulis (colet) adalah dengan menorehkan lilin berwarna (panas/cair)melalui canting tulis (bisa juga kwas) langsung ke media (kain katun),besar kecilnya canting/kwas tergantung kerumitan motif yang akan di gambar. Proses pembuatan batik tulis warna(colet) ini hampir sama dengan melukis di kanvas. Hasil karya dari batik colet sangat di pengaruhi oleh cita rasa, kreatifitas dan ketelatenan (skill) maupun kombinasi warna dari pelukis batik ini. Ketika semakin kecil,rumit dan detil gambar(warna) yang di hasilkan oleh pelukis batik, dengan sendirinya akan semakin tinggi nilai seni dan nilai jual dari batik colet ini(jangan heran kalau anda melihat harga sebuah karya batik dengan harga yang begitu mencengangkan). 






Remaja dengan canting coletnya


































Seorang kakek dengan kwas coletnya







Rabu, 18 April 2012

Batik Tulis


Batik Tulis adalah salah satu jenis produksi batik yang teknis pembuatan motifnya langsung dilukis secara manual dengan sentuhan seni yang sangat tinggi.
untuk melukisnya,menggunakan alat seperti pena atau yang biasa disebut canting,alat yang  terbuat dari tembaga yang berfungsi seperti pena dengan gagang dari bambu. Ujung dari canting (mata pena)atau biasa disebut cucuk, mempunyai lubang yang bervariasi,sesuai dengan kebutuhan saat melukis, sehingga bisa menentukan besar kecilnya motif. Sedangkan bak penampung canting disebut sebagai nyamplung. Nyamplung ini bisa berisi cairan lilin atau (pewarna pada tekhnik batik colet), tergantung dari teknik batik yang akan digunakan.


                                        aktivitas membatik , batik tulis


Proses pembuatan Batik Tulis lilin
Teknik batik tulis ialah dengan menorehkan cairan lilin melalui canting tulis (pena). Proses pembuatan batik tulis sebenarnya mirip seperti batik cap. Perbedaanya ada pada  motif. Jika pada batik cap motifnya sangat monoton dengan motif sama dan berulang , maka batik tulis motifnya bisa sedikit bercerita seperti visualisasi suatu peristiwa. Cara pembuatan batik tulis sama dengan melukis. Ambil cairan lilin yang ada di nyamplung dgn canting(seperti menciduk). Kemudian cucuk canting harus ditiup agar berlubang, sehingga  membran cairan terbuka. Fungsikan canting seperti pena sesuai motif yang telah digambar sebelumnya dengan pensil. selanjutnya lakukan  proses pewarnaan seperti proses pewarnaan pada batik cap.